Tampilkan postingan dengan label Semangat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Semangat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Februari 2008

Mengejar Impian Melalui Indonesia Idol

Sejak maraknya reality show di TV swasta, mulai AFI, KDI, DreamBand, Rumah terakhir, MamaMia, Dangdut dadakan, API, dlsb. Makin memudahkan orang untuk menjadi terkenal atau beken.

Tiap acara tersebut tentunya memiliki kriteria-kriteria tersendiri menurut acara masing-masing. Animo masyarakat untuk menjadi peserta pun tidak kalah hebohnya. Misal pada audisi Indonesia Idol 2008 di Surabaya, hari pertama saja sudah merekrut 2.480 peserta, dan hari kedua 1.307 peserta. Yang membuat saya berdecak kagum kepada peserta audisi-audisi tersebut adalah semangat yang Luar Biasa !

Kenapa saya katakan begitu, untuk mencapai suatu kesuksesan
Pertama : tentunya setiap orang harus sudah memiliki bekal untuk fight (bertempur) dalam persaingan. Minimal memiliki suara bagus, mampu membawakan lagu dengan baik, tidak demam panggung, apa lagi di tunjang dengan penampilan yang menarik.
Kedua : Semangat untuk mencapai cita-cita tersebut, dengan mengoptimalkan segala kemampuan yang ia miliki.

Bisa Anda bayangkan jika peserta audisi sudah mencapai seribu lebih, tiap peserta minimal 1 menit, butuh berapa lama peserta harus menunggu untuk mendapat giliran. Dalam waktu menunggu tersebut tentunya peserta mempersiapkan segala sesuatu atau kemungkinan-kemungkinan yang tidak terduga. mental juga harus disiapkan, siap menerima cercaan atau siap kecewa. Belum lagi melihat pesaing yang mempertontonkan kemampuannya di depan peserta lainnya, dan ia rasa lebih bagus dari dirinya, apa ia siap ?

Baru audisi tahap awal, sudah melelahkan seperti itu, dari persiapan mau mengikuti audisi, pada saat audisi dsb. bahkan ada peserta yang mengikuti berkali-kali audisi tetapi belum berhasil hingga saat ini.

Dari pelajaran para peserta audisi Indonesia Idol saya acungkan jempol (juga reality show yang lain). Bahwa mimpi dapat Anda wujudkan jika Anda merasa mampu dan pantang menyerah. Bahwa kesuksesan harus dikejar unutk mencapainya, kesuksesan tidak akan mengunjungi Anda. Ketepiskan anggapan reality show seperti ini menciptakan artis instant. Tapi dibalik itu semua membuka kesempatan kepada siapa saja yang mempunyai kemampuan atau keahlian untuk tampil lebih maju dan dikenal. Artis-artis yang top saat ini pun tadinya bukan apa-apa, karena memiliki semangat untuk maju dia pun bisa. Indahnya kesuksesan bukan hasil akhir apa yang Anda raih, tapi proses pencapaian Kesuksesan tersebut.
Salam SUKSES

Senin, 04 Februari 2008

Jadilah Diri Sendiri

Di Mailing list saya ada rekan yang merespon email dari teman nya, bahwa temannya lebih beruntung telah menjadi PNS di suatu instansi pemerintah, sedangkan dia sendiri saat ini telah bekerja di perusahaan swasta. Kenapa ini menggelitik saya atas respon email tersebut? tentu saja, karena ia merasa tidak beruntung dibanding temannya tersebut. Karena ia telah berulang kali mendaftar unutk menjadi PNS, tapi gagal.
Memang istilah rumput tetangga lebih hijau ada benarnya, karena apa yang kita lihat nampaknya lebih baik atau indah dari apa yang kita miliki. Kembali ke rekan saya tadi dia melihat temannya yang telah di angkat menjadi PNS nampaknya lebih aik dibanding dirinya. Padahal hal tersebut belum tentu, jika ia menanyakan temannya tersebut yang telah menjadi PNS. Apakah ia lenih bahagia atau tidak?
Potensi yang ada di diri kita sebenarnya lebih baik atau lebih beruntung jika kita tahu akan kelebihan dan kekurangan kita. Jika rumput tetangga lebih hijau, apakah rumput di rumah kita tidak hijau atau sudah menguning? kenapa menguning?
Kalau kita menghendaki agar apa yang kita miliki lebih baik dari miliki orang lain, maka kita harus berbuat sesuatu. Tanyakan tetangga kita kenapa rumput rumahnya lebih hijau? apa kita tidak bisa melakukan seperti apa yang ia perbuat? Jika kita mau pasti dapat bahkan akan lebih baik. Karena kita telah lihat apa yang ia lakukan dan lihat hasilnya. Jika kita lakukan lebih baik lagi tentu hasilnya akan lebih baik.
Kembali ke rekan saya tadi. Apa yang kita miliki haruslah kita syukuri karena masih banyak orang yang lebih tidak beruntung dari kita. Kita harus punya semangat walau dalam keadaan apa pun. Hanya semangat saja lah yang akan membangkitkan kita dari keterpurukkan yang makin dalam. Manfaatkan potensi diri Anda serta harus buka mata dan telingga kita unutk menyerap banyak informasi (ilmu) dari orang lain.
Salam Sukses